![]() |
| ilustrasi |
Jambi - Kantor PT Pos cabang di Kota Jambi, dijarah oleh kawanan pencuri sehingga mengalami kerugian Rp 29 juta.
Kantor PT Pos cabang Thehok, yang berada di Jalan Kol Pol M Taher, Kota Jambi, dibobol maling dan semua isinya habis dijarah.
Menurut Kapolsek Jambi Selatan, Kompol Farouk Afero, akibat aksi pencurian itu hampir seluruh barang berupa komputer dan uang tunai di kantor pos tersebut dibawa kabur oleh maling yang belum diketahui identitasnya.
"Pembobolan kantor pos diperkirakan terjadi Minggu malam (8/2) dan baru diketahui Senin (9/2) ketika karyawan hendak masuk kantor mendapati pintu samping kantor pos terbuka lebar," kata Farouk, Senin (9/2).
Diperkirakan kerugian ditaksir mencapai Rp 29 juta di mana untuk uang tunai sendiri diperkirakan hanya Rp 100.000, karena hanya uang receh yang ada di dalam toples frontliner (loket pelayanan) pelanggan.
Sementara untuk dukumen penting tidak ada yang hilang. Aksi pembobolan cukup rapi, pelaku masuk melewati toilet yang ada dibelakang kantor pos tersebut.
Setelah itu pelaku, melewati plafon ke dalam ruangan, selanjutnya menjebol plafon untuk dilewati. Bahkan, untuk turun ke bawah, pelaku menggunakan tali yang telah diikat ditiang penyangga plafon.
Setelah masuk, pelaku membuka pintu samping dengan cara membuka secara paksa untuk membawa komputer yang ada di ruangan tersebut.
Kapolsek Farouk mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dan berdasarkan olah TKP, diperkirakan terjadi pada malam hari.
(red)
Kantor PT Pos cabang Thehok, yang berada di Jalan Kol Pol M Taher, Kota Jambi, dibobol maling dan semua isinya habis dijarah.
Menurut Kapolsek Jambi Selatan, Kompol Farouk Afero, akibat aksi pencurian itu hampir seluruh barang berupa komputer dan uang tunai di kantor pos tersebut dibawa kabur oleh maling yang belum diketahui identitasnya.
"Pembobolan kantor pos diperkirakan terjadi Minggu malam (8/2) dan baru diketahui Senin (9/2) ketika karyawan hendak masuk kantor mendapati pintu samping kantor pos terbuka lebar," kata Farouk, Senin (9/2).
Diperkirakan kerugian ditaksir mencapai Rp 29 juta di mana untuk uang tunai sendiri diperkirakan hanya Rp 100.000, karena hanya uang receh yang ada di dalam toples frontliner (loket pelayanan) pelanggan.
Sementara untuk dukumen penting tidak ada yang hilang. Aksi pembobolan cukup rapi, pelaku masuk melewati toilet yang ada dibelakang kantor pos tersebut.
Setelah itu pelaku, melewati plafon ke dalam ruangan, selanjutnya menjebol plafon untuk dilewati. Bahkan, untuk turun ke bawah, pelaku menggunakan tali yang telah diikat ditiang penyangga plafon.
Setelah masuk, pelaku membuka pintu samping dengan cara membuka secara paksa untuk membawa komputer yang ada di ruangan tersebut.
Kapolsek Farouk mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dan berdasarkan olah TKP, diperkirakan terjadi pada malam hari.
(red)




0 komentar :