Selasa, 10 Februari 2015

Menhut Berdialog langsung dengan Suku Anak Dalam Jambi

Unknown     19.08    

Jambi -  Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar didampingi Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus (HBA) berdialog langsung dengan perwakilan Suku Anak Dalam (SAD/Orang Rimba) usai melaksanakan apel dengan pasukan Manggala Agni di Pall X, Kota Jambi,  Selasa (10/2).

"Hutan sejatinya untuk kesejahteraan masyarakat," ungkap Menteri.

Suku Anak Dalam yang telah hidup dan besar dihutan sudah sepatutnya diperhatikan akan tingkat pemenuhan kebutuhan hidup yang meminta kepada pihak pemerintah memperhatikan keberadaan mereka.

"Saya tegaskan ada instrumen hukum untuk diselesaikan, tata ruang adat di taman nasional (bagi SAD) akan bisa ditempuh dengan enclave, Hutan Tanaman Rakyat, Zona Tradisional, Hutan Desa," jelas Menteri.

Keberadaan hutan seharusnya menjadi akses produktifitas ekonomi dengan adanya konsesi perkebunan pembagian duapuluh persen bagi SAD dari Hutan Tanaman Industri menjadi penegasan atas dialog bersama SAD.

"Kita akan selesaikan semua yang menangani masalah saya bawa hari ini dan perlu diperjelas kewenangan Konservasi, Taman Nasional ada di Pusat dan yakinlah kita akan tangani dengan baik," tegas Menteri.

Kesempatan menyampaikan arahan, HBA menyampaikan kondisi SAD sekarang berbeda dengan sebelumnya, kendaraan roda dua bahkan roda empat, HP sudah mereka miliki.

Pergeseran kebutuhan tersebut menurut HBA membuat SAD perlu peningkatan dan pembinaan dalam pemenuhan kebutuhan Hidup.
"Sewaktu menjadi Bupati Sarolangun sudah membuat tempat tinggal di Bukit Duabelas," ungkap HBA.

Ternyata dalam waktu itu tidak sepenuhnya rumah yang telah dibangun HBA ditempati,"Bahagia menurut kita bisa berbeda bagi mereka (SAD)," jelas HBA.

Namun selaku Gubernur Jambi, HBA menyampaikan kepedulian yang telah dibuatnya sewaktu menjadi Bupati Sarolangun tetap dilanjutkan untuk memperhatikan SAD,"Angkat anak jadi polisi hutan setiap tumenggung, jadi merasa memiliki dan menjaga hutan," ungkap HBA.

Mengamankan keberadaan hutan sesungguhnya juga diperuntukkan bagi eksistensi SAD yang telah memiliki kultur hidup dan besar bersama hutan
Didampingi Sekjen Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto, Dirjen Konservasi, Dirjen Bina Usaha Kehutanan kembali Menteri tegaskan Hutan Produksi harua melalui perizinan dengan perbaikan tata kelola dalam menjaga aspek kelestarian hutan dan aspek usaha.

Sebelumnya masih berkaitan dengan keberadaan hutan dan lahan saat memimpin apel, Menteri sampaikan peristiwa  bencana kebakaran lahan dan hutan yang menjadi permasalahan  berulang harus dihentikan dengan semangat kerja secara bersama dan terkooordinasi dengan baik antar berbagai masyarakat, swasta dan pemerintah.

"Jaga semangat, lihat dan patroli secara terus menerus," tegas Menteri.

Tegas Menteri terkait kebakaran telah memberi dampak yang cukup luas bagi kesehatan,kerugian materi, bahkan bencana asap akibat kebakaran lahan dan hutan di Indonesia menarik perhatian dunia.

Menjalankan fungsi sebagai pembunuh api, Manggala Agni diminta Menteri menerapkan prosedur  serta melakuman konsultasi dengan Dinas, Pak Camat dan Kepala Desa yang banyak mengerti dan memahami kondisi daerah.

(red/humasprov)

0 komentar :

Redalsi

Alamat : Jl. Jambi Emas No. 1 Kota Jambi Telp : 0876543

FAQ's

Arsip

© 2015 jambiemasnews.com. From ZackDesign
Designed By Jambi Emas
.